Home / Nasional / 15.511 Pelajar di Kota Kupang Terima Kartu Indonesia Pintar

15.511 Pelajar di Kota Kupang Terima Kartu Indonesia Pintar

Sejumlah Pelajar Penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Foto Bersama Wali Kota dan Wakil Wali kota Kupang/Foto: Ellya Djawas
Sejumlah Pelajar Penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Foto Bersama Wali Kota dan Wakil Wali kota Kupang/Foto: Ellya Djawas

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Sebanyak 15.5111 pelajar di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur telah menerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) melalui Program Indonesia Pintar (PIP).

Pancairan massal KIP Kota Kupang berlangsung Kamis (26/5). Selain menerima KIP, para pelajar juga menerima buku tabungan, dan voucher virtual account.

Program Indonesia Pintar melalui KIP adalah pemberian bantuan tunai pendidikan kepada seluruh anak usia sekolah (6-21 tahun) yang menerima KIP, atau yang berasal dari keluarga miskin dan rentan (misalnya dari keluarga/rumah tangga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera/KKS) atau anak yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya. Program Indonesia Pintar melalui KIP merupakan bagian penyempurnaan dari Program Bantuan Siswa Miskin (BSM) sejak akhir 2014

“PIP diharapkan mampu menjamin peserta didik dapat melanjutkan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah, menarik siswa putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan agar kembali mendapat layanan pendidikan, ” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang Jerhans Ledo.

Baca Juga :  Mentan ke Kupang. Distributor Buru-buru Kirim Pupuk ke Petani

Dia mengatakan PIP adalah program strategis pemerintah pusat di bidang pendidikan yang dijalankan oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia. Tujian PIP meningkatkan akses bagi anak usia enam sampai 21 tahun untuk mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat satuan pendidikan menengah, mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah.

Menurutnya tujuan dari PIP/BSM adalah untuk meningkatkan akses bagi anak usia 6-21 tahun untuk mendapat layanan pendidikan. Mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan karena faktor ekonomi. Menarik siswa putus sekolah agar kembali mendapat layanan pendidikan.

“Besar dana yang di terima persiswa untuk jenjang SD/SDLB sebesar Rp225 ribu dan Rp450 ribu, untuk jenjang smp Rp375 ribu dan Rp750 ribu, untuk jenjang SMA/SMK Rp500 ribu dan Rp1 juta, LKP/PKBM Rp 450 ribu dan Rp 1 juta, “ujarnya.

Baca Juga :  Brigjen Johanis Asadoma jadi Wakapolda Sulawesi Utara

Ia menjelaskan berdasarkan data pada tabel secara realistis pencarian dana PIP/BSM telah berjalan dengan baik. Jika dilihat dari jumlah siswa penerima pada semua jenjang pendidikan adalah 21.116 orang dengan dana yang telah di salurkan sebesar Rp11.092.057.000

Selain itu sebanyak 12.839 orang dengan besaran dana Rp 7.225.100.000 akan di cairkan secara massal bagi siswa penerima agar mencapai target percepatan realisasi sesuai dengan yang diharapkan. (rr)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda